PERAN GANDA HAKIM DALAM PERSIDANGAN Featured

Oleh : Drs. Cece Rukmana Ibrahim, SH., MH.

            Hakim mempunyai tugas yang sangat mulia, yaitu menerima, memeriksa dan memutus perkara yang diberikan kepadanya, selain itu hakim adalah pengadil karena yang memutus perkara berdasarkan rasa keadilan, selain itu hakim juga yang bijaksana karena dengan kebijaksanannya dapat memberikan putusan yang dapat memberikan rasa keadilan.

            Ketika Muadz bin Jabal ditugaskan menjadi hakim/qadli di kufah, pernah ditanya oleh Rasulullah saw, wahai Muadz engkau saya tugaskan menjadi hakim/qadli di kufah, bagaimana engkau akan memutus perkara? Jawabnya saya akan putus berdasarkan Al-quran, kalau tidak ada dasar hukumnya di dalam Al-quran bagaimana, saya akan berdasarkan kepada Hadits Nabi saw, kalau tidak ada di Hadits bagaimana, saya akan putuskan berdasarkan ra’yi (pikiran), disinilah peran hakim sangat menentukan dalam memutus perkara yang pada gilirannya akan memberikan rasa keadilan, kepastian hukum dan kemanfatan hukum.

            Hakim di dalam persidangan harus berpegang teguh kepada Hukum Acara yang berlaku, karena Hukum Acara merupakan petunjuk bagi hakim dalam menyelesaikan perkara agar sesuai dengan ketentuan, dalam perkara pidana hakim berpegang kepada KUHAP sedang dalam perkara perdata hakim berpedoman kepada HIR, Rbg dan Hukum Acara yang terdapat di dalam UU No. 7 tahun 1989 jo. UU No. 3 tahun 2006 jo. UU No. 50 tahun 2009 dan PERMA No. 01 tahun 2016 Tentang Prosudur Mediasi.

            Hakim dalam persidangan perkara perdata termasuk perkara tertentu di Pengadilan Agama, sebelum memasuki ke pokok perkara, pasti akan menempuh prosudur mediasi sebagaimana diatur PERMA No. 01 tahun 2016, karena hal itu termasuk hukum acara yang harus dilalui, dengan tujuan agar perkara tersebut bisa selesai dengan perdamaian ditingkat mediasi, dan tidak menjadi beban bagi Majelis Hakim dalam menyidangkan perkara, untuk berupaya mendamaikan para pihak yang berperkara, sebagaimana Pasal 130 HIR, namun karena integritas hakim yang tinggi bisa berperan ganda, selain dia seorang pemutus/pengadil, juga hakim karena kepiawaiannya selama dalam persidangan bisa berperan sebagai pendamai, karenanya peran hakim dalam melaksanakan persidangan sangat besar sekali, karena dengan seni kepemimpinanya, persidangan akan dirasakan nyaman oleh para pihak yang berperkara, misalnya, bahasanya santun, tidak berat sebelah.

            Ada pengalaman yang menarik ketika penulis menyidangkan perkara cerai gugat di Pengadilan Agama sragen yang didasarkan positanya Tergugat pemabuk dan pecandu narkotika, seperti biasanya para pihak terlebih dahulu didamaikan dengan menempuh proses mediasi sebagaimana diperintahkan Perma No. 01 Tahun 2016, pada tahapan ini kedua belah pihak tidak berhasil damai, sehingga perkara tersebut dilanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu pembacaan surat gugatan, namun penulis yang saat itu menjadi Ketua Majelis merasa terpanggil untuk menyelamatkan perkawinan para pihak yang berperkara, mengingat anaknya sudah 6 orang dan Tergugat terperosok ke minuman keras serta narkotika itu karena ada sebabnya, dikarenakan perushaannya sedang kollep, karena merasa terpanggil untuk menyelamatkan keluarga ini, sambil proses persidangan berlanjut, setiap tahap persidangan akan dimulai penulis selalu mengingatkan arti pentingnya perdamaian dan mendorong mereka rukun kembali, akhirnya Penggugat (si isteri) sambil menangis dan meneteskan air mata menyampaikan kata-kata kepada hakim “pak hakim saya menerima keinginan Tergugat untuk berdamai dan baik lagi dengan saya, demi anak-anak, tapi dengan syarat- syarat tertentu” , akhirnya Penggugat mencabut gugatannya dan mereka rukun kembali, akhirnya penulis membacakan putusan yang amarnya mengabulkan permohonan pencabutan perkara oleh Penggugat dan menyatakan perkaranya selesai dengan dicabut.

Subhanallah, betapa senangnya hati ini, dapat menyelamatkan satu rumah tangga (perkawinan) yang hampir hancur dan keluarga yang hampair berantakan.

Last modified on Monday, 07 November 2016 11:41
Rate this item
(0 votes)
Read 315 times

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Agenda Pimpinan

01-06-2017 Upacara Bendera peringatan Hari Lahir Pancasila

di halaman Kantor PAJS

02-06-2017 Rapat Koordinasi

di R. Rapat Sekretaris MA-RI

09-06-2017 Sosialisasi Sistem Manajemen Mutu (SMM)

di Aula PTA Jakarta

Alamat : Jl. Harsono RM No. 1, Ragunan, Pasar Minggu

Jakarta Selatan (12550)

Telp  : (021) 788 40013 , 78839743 (Fax)

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.